Showing posts with label ACTUALITÉS. Show all posts
Showing posts with label ACTUALITÉS. Show all posts

Heboh Video Mesum Koreana di Pantai Kuta

Adegan terpanas dalam video itu adegan di lobi kamar sebuah hotel.
KAMIS, 6 MEI 2010, 11:47 WIB
Amril Amarullah
Pantai Kuta (doc Corbis)

VIVAnews - Setelah dihebohkan oleh film dokumenter "Cowboys in Paradise", kini kawasan wisata Kuta kembali ramai memperbicangkan beredarnya video mesum yang dilakukan seorang wanita berwajah Indonesia dengan pria bule.

Video tersebut mulai ramai sejak salah satu media lokal mengangkat video mesum menyusul heboh film "cowboy Kuta'. Padahal film mesum tersebut diperkirakan dibuat tahun 2003.

Film berjudul 'Koreana' itu, diperankan oleh seorang gadis berparas cantik. Video ini memang berlatar pantai Kuta. Di awal adegan, perempuan cantik ini terlihat sedang menenggak bir dengan senyum memikat.

Adegan yang terpanas dalam video itu terjadi di lobi kamar sebuah hotel di kawanan Kuta. Video berdurasi 22 menit itu hanya menampilkan sosok si perempuan. Sedangkan, wajah pria bulenya tak tampak dalam adegan tersebut.

Dalam video mesum tersebut, usai melayani pria bule, wanita cantik itu mengatakan "welcome to heaven".

Menanggapi beredarnya film porno itu, Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Gde Sugianyar mengatakan, video tersebut merupakan dokumentasi pribadi yang dibuat tahun 2003. Adegannya yang vulgar pun dibuat bukan di wilayah publik melainkan di kamar hotel.

"Polisi akan cari tahu kasus ini. Poltabes Denpasar akan mengambil langkah-langkah jika menemukan unsur tindak pidana penyebarluasan produk pornografi, meski sebenarnya video ini sudah lama sekali," ujarnya saat dikonfirmasi VIVAnews Kamis 6 Mei 2010.

Laporan : Peni Widarti | Bali

• VIVAnews

Hatcher, Pemburu Harta dan Titanic dari Timur

Kapal yang juga disebut Bintang Sejati itu tenggelam saat menabrak beting, sebuah daratan.
SELASA, 4 MEI 2010, 07:33 WIB
Ismoko Widjaya
'Pemburu' harta karun, Michael Hatcher (www.china.org.cn)

VIVAnews - Polri telah melakukan pencegahan kepada Michael Hatcher, 'pemburu harta karun', keluar dari Indonesia. Hatcher yang telah meraup pundi-pundi harta karun di perairan Indonesia itu menolak semua tuduhan.

Seperti dilansir Timesonline.com,Selasa 4 Mei 2010, Hatcher menilai tuduhan atas dirinya bermotif politik. Apa saja peran veteran Inggris itu hingga menjadi buruan polisi.

Temuan Hatcher yang diklaim paling terkenal adalah sisa-sisa peninggalan Kapal Tek Sing dari China, atau yang dikenal dengan Titanic dari Timur. Kapal yang juga disebut Bintang Sejati itu tenggelam saat menabrak beting, sebuah daratan pasir di tengah laut.
Kapal itu tenggelam saat sedang berlayar dari China Selatan menuju Jakarta, Indonesia pada 1822. Sebanyak 1.600 migran China dan awak kapal disebut-sebut berada di kapal itu.

Hatcher, si pemburu harta karun itu menemukan Titanic dari Timur pada 1999. Dia disebut-sebut sukses mengangkat harta karun, antara lain sebanyak 350 ribu keping porselen China.

Keramik-keramik itu telah dilelang di Jerman pada tahun 2000 dengan nilai sekitar sekitar Rp 180 miliar. Seperti dilansir Timesonline.com, sebagian dari sisa penjualan itu diberikan kepada pemerintah Indonesia.

Tidak hanya itu, Hatcher juga sukses mengangkat Kapal karam asal Belanda, De Geldermalsen, di Kepulauan Riau pada 1986. Kapal yang dijuluki 'Harta Karun Nanking' itu disebut-sebut sukses meraup dana sekitar US$ 40 juta.

Tetapi, hasil dari pengangkatan harta dari kapal yang karam pada 1751 di Kepulauan Riau itu hanya dibagi tiga. Ketiga pihak yang mendapat pembagian keuntungan itu yakni, Hatcher sendiri, investor, dan pemerintah Belanda.

Lelang itu dilakukan di negeri Belanda. Pengangkatan harta karun di Kepulauan Riau itu kemudian ditulis dalam buku 'Nanking Cargo'.

Hatcher, yang juga sukses mengangkat harta karun dari dinasti Ming di perairan Blanakan, Cirebon, Jawa Barat, membantah semua tuduhan. "Tidak ada dasar untuk itu," kata dia.

Hatcher justru menuding ada pengusaha lain yang sejak awal menentang misinya ini. Perusahaan yang dituding itu, kata dia, berada di balik kasus hukum yang mengancam dirinya. "Orang-orang yang berada di balik ini adalah mereka yang menentang perusahaan saya," ujarnya. (hs)

• VIVAnews

Kepala Dinas Kebudayaan Diperiksa

"Dalam keterangannya dia memang sutradara ini tidak ada mengajukan izin."
SABTU, 1 MEI 2010, 18:46 WIB
Arry Anggadha
Film Cowboys in Paradise (situs Film Cowboys in Paradise)

VIVAnews - Penyelidikan kasus beredarnya film 'Cowboys in Paradise' terus dilakukan. Hari ini dua saksi dari Dinas Kebudayaan Bali diperiksa. Mereka adalah Kepala Dinas Kebudayaan Bali Ida Bagus Sedhawa dan Kepala Seksi Perfilman I Ketut Arcana.

Ketut Arcana menyatakan bahwa jika film dibuat pada 2007, maka Dinas Kebudayaan tidak memiliki kewenangan untuk mengeluarkan izin pembuatan film. "Wewenang dipegang oleh badan Informasi dan Telematika Provinsi," kata Arcana di Bali, Sabtu 1 Mei 2010.

Menurut Arcana, Dinas Kebudayaan sudah mengecek ke lembaga tersebut. Hasilnya, pihak-pihak yang terkait dengan film itu ternyata belum mengajukan untuk membuat izin. "Dia tidak ada izin tidak ada pemberitahuan mestinya harus ada izin," jelasnya.

Dia menjelaskan mekanisme untuk membuat film atau sinetron di wilayah Bali harus mengajukan izin terlebih dahulu ke Dinas Pariwisata dan Kebudayaan. "Setelah itu baru diserahkan ke kepolisian dan polisi yang akan mengawasi film tersebut," ujarnya.

Sedangkan untuk izin bagi orang asing, lanjut Arcana, mekanismenya adalah orang asing itu harus memiliki izin dari KBRI yang kemudian merekomendasikan ke Disbudpar yang akan mengajukan permohonan ke polisi. "Dalam keterangannya dia memang sutradara ini tidak ada mengajukan izin," jelas Arcana.

Selain itu, harus juga ada izin lokasi. Setelah selesai, akan dibawa dalam rapat Muspida yang akan melibatkan unsur Polda, Kejaksaan, Imigrasi, Bea Cukai, Kanwil Dinas Pariwisata. "Di sana nantinya akan diputuskan apakah film ini boleh tayang atau tidak," jelasnya. (hs)

Laporan: Peni Widarti | Bali

• VIVAnews

Rumah Hancur Karena Tekanan TInggi Meteor

Skenario tumbukan adalah meteorit itu diduga berasal dari barat daya.
SABTU, 1 MEI 2010, 19:18 WIB
Arry Anggadha, Agus Dwi Darmawan
Lokasi ledakan di Duren Sawit, Jakarta Timur (VIVAnews/Sandy Alam Mahaputra)

VIVAnews - Peneliti Utama Astronomi-Astrofisika Lembaga Penerbangan Antariksa Nasional (LAPAN) menyatakan bahwa kuat indikasi ledakan yang terjadi di Duren Sawit itu disebabkan karena meteorit. Kesimpulan itu didapat setelah ia mengunjungi lokasi kejadian kemarin.

Setelah menganalisis lokasi kejadian, Thomas mengatakan kehancuran rumah berlantai dua itu akibat tumbukan benda luar angkasa. Bangunan lantai dua rumah hancur berantakan karena meledak akibat tekanan yang tinggi.

"Anda bisa lihat dari hamburan genting-genting yang mencapai belasan meter di bagian belakang rumah," kata Thomas saat dihubungiVIVAnews, Sabtu 1 Mei 2010.

Menurut Thomas, analisis sementara skenario tumbukan adalah meteorit itu diduga berasal dari barat daya lalu menghancurkan tembok belakang di lantai dua kemudian masuk ke dalam rumah.

Setelah masuk, karena kondisi meteor yang mengalami pemanasan membuat beberapa benda di ruang tengah lokasi kejadian terbakar. Tekanan udara yang tinggi juga sempat membuat ledakan hebat secara tiba-tiba.

"Tenaga itulah yang melemparkan genting dan menghancurkan rangka cor beton di bagian atas rumah," katanya.

Tak berhenti sampai di situ tumbukan meteor itu berlanjut ke tembok belakang, menuju utara sehingga melubangi bagian belakang tembok rumah belakang. Diduga meteor yang menabrak itu sebagian besarnya lebur dan hancur setelah bertabrakan.

LAPAN menyebut belum mendapat sampel soal kepastian meteorit itu. Tapi lokasi peristiwa cukup meyakinkan untuk membuat kesimpulan bahwa itu adalah meteorit.

"Indikatornya cukup kuat bahwa itu adalah meteorit," katanya. (hs)

• VIVAnews

Sekolah di China Perketat Keamanan

Penyerangan terhadap anak-anak kembali terjadi di negeri tirai bambu itu.
SABTU, 1 MEI 2010, 16:31 WIB
Ita Lismawati F. Malau, Harriska Farida Adiati
Kekerasan

VIVAnews - Taman kanak-kanak dan sekolah pra-taman kanak-kanak di China meningkatkan pengamanan setelah satu lagi peristiwa penyerangan terhadap anak-anak dan guru terjadi Jumat, 30 April 2010.

Eksekusi mati seorang mantan dokter yang menusuk delapan anak hingga tewas dan melukai lima anak bulan lalu, gagal menghentikan fenomena penyerangan anak-anak tersebut.

"Masyarakat China membangun tekanan luar biasa pada seorang individu, dan beberapa individu tersebut jadi memiliki masalah psikologis dan emosional," kata sosiolog Ding Xueliang, seperti dikutip dari laman stasiun televisi CNN.

"Mereka ingin agar perhatian masyarakat tertuju pada mereka, dan menyerang anak-anak merupakan cara terbaik, menurut perspektif mereka, untuk mencapai tujuan tersebut," lanjut Ding.

Serangan terbaru terjadi Jumat kemarin saat seorang pria bersenjatakan palu melukai lima anak pra-TK di timur China sebelum membakar dirinya sendiri di sebuah ruang kelas.

Penyerang mendekap dua anak sambil menyiram tubuhnya sendiri dengan bensin. Guru di Weifang City, Provinsi Shandong, segera menarik dua anak tersebut. Pelaku akhirnya tewas.

Insiden ini terjadi setelah sedikitnya tiga peristiwa serupa dalam beberapa pekan terakhir di mana pelaku menyerang dan melukai anak-anak. Surat kabar China Daily mengutip profesor sosiologi Zhu Li yang mengatakan bahwa eksekusi mati terhadap pelaku serangan Rabu lalu, Zheng Minsheng, menginspirasi pelaku lain.

Otoritas China mulai mengajarkan kesadaran akan keselamatan diri dalam kurikulum sekolah. Pengamanan diperketat dengan menyewa penjaga untuk mengawal siswa untuk masuk dan keluar dari kelas. Sementara itu, para siswa, guru, dan orang tua menerima konseling untuk membantu mengatasi trauma. (umi)

• VIVAnews

Penemuan Kapal Nabi Nuh Diragukan

Kalaupun tidak terbukti bahwa itu adalah kapal Nabi Nuh, pencarian diteruskan.
SABTU, 1 MEI 2010, 15:08 WIB
Ita Lismawati F. Malau, Harriska Farida Adiati
Gunung Ararat, lokasi penemuan perahu Nabi Nuh (www.noahsarksearch.com)

VIVAnews - Sekelompok komunitas Kristen China mengumumkan penemuan bahtera Nabi Nuh di ketinggian 4.000 meter di Gunung Ararat, Turki.

Tim peneliti yang tergabung 'Noah's Ark Ministries International' tersebut yakin 99,9 persen bahwa apa yang mereka temukan adalah kapal yang menurut kitab suci beberapa agama dibangun oleh Nabi Nuh sebelum bencana banjir bandang mahadahsyat mengapus ras umat manusia berdosa.

Fox News, Jumat 30 April 2010, menyebutkan, penemuan di Gunung Ararat di Turki tersebut bisa jadi memang benar kapal Nabi Nuh, tapi bisa juga salah.

Kalaupun tidak terbukti bahwa itu adalah kapal Nabi Nuh, mereka yang percaya tidak akan berhenti mencari di tempat lain.

Beberapa orang berpendapat bahwa kayu kapal yang diambil gambarnya tidak cukup kuno, tidak ada gambar lokasi untuk memverifikasi situs itu, tidak ada pakar independen yang melihat data tersebut, dan tidak ada bukti bahwa di Bumi pernah terjadi banjir dahsyat.

Orang-orang yang paling tidak percaya pada penemuan tersebut justru para pakar kitab suci yang juga memiliki keyakinan bahwa bahtera Nuh memang eksis dan bisa ditemukan, tetapi tidak percaya dengan penemuan tim peneliti China.

Dr. John Morris, arkeolog kawakan Institute for Creation Research, bahkan menuding penemuan tersebut sebagai sebuah kebohongan. Morris telah memimpin 13 ekspedisi ke Gunung Ararat untuk mencari kapal yang disebut dalam kitab suci. Dia mengetahui dengan pasti lokasi di Ararat, dan menyebut penemuan para peneliti China tersebut merupakan penipuan.

Dr. Randall Price, kepala Studi Yudaisme di Liberty University, Virginia, Amerika Serikat, dua tahun lalu pernah menjadi anggota tim Noah's Ark Ministries International. Dia keluar dari proyek tersebut karena merasa ada pihak tertentu yang mengambil keuntungan dari proyek dengan menjadikan proses pencarian bahtera Nuh sebagai industri pariwisata.

Morris dan Price dikontak oleh tim China untuk ikut serta dalam konferensi pers untuk mengumumkan penemuan mereka beberapa hari lalu. Namun, Morris dan Price menolak dengan alasan, terlalu sedikit bukti yang diperoleh. Profesor Porcher Taylor dari University of Richmond juga yakin itu bukan bahtera Nuh yang sebenarnya. "Mereka menggali di lokasi yang salah di Gunung Ararat," kata Taylor.

Menurut Taylor, gambar satelit dari sebuah wilayah sekitar setengah mil jauhnya dari lokasi tim China menemukan kapal, menunjukkan sebuah kawasan yang disebut "anomali Ararat", sebuah wilayah yang membangkitkan minat komunitas intelijen AS selama bertahun-tahun. "Bila sisa-sia kapal Nuh memang di Gunung Ararat, satu-satunya lokasi yang paling logis adalah di anomali Ararat, dan bukan di lokasi di mana pengakuan sensasional itu dikeluarkan oleh kelompok itu," kata Taylor.

Bagaimanapun juga, para arkeolog tersebut yakin bahwa banjir bandang pernah menerjang Bumi dan bahwa bangkai kapal Nabi Nuh ada di Gunung Ararat, meski di lokasi berbeda dengan yang ditemukan tim China. Apapun itu, Morris, Price, Taylor, dan banyak ahli lain, tetap kembali ke Gunung Ararat dengan harapan akan menemukan sesuatu yang mereka percayai. (umi)

• VIVAnews

Badai Hebat di Saturnus

"Kami sangat antusias karena mendapat 'dukungan' dari para amatir," kata ilmuwan Cassini.
SABTU, 1 MEI 2010, 12:27 WIB
Ita Lismawati F. Malau, Harriska Farida Adiati
Badai Salju Saturnus

VIVAnews - Badai salju hebat terjadi di Planet Saturnus beberapa pekan lalu. Karena sangat dahsyat, badai itu bisa terlihat oleh para astronom Badan Antariksa Amerika Serikat (AS) dan pengamat amatir angkasa luar di Bumi.

Seperti dikutip dari FOX News, Jumat 30 April 2010, pesawat angkasa luar milik NASA, Cassini, saat ini sedang mengorbit Saturnus, planet kedua terbesar dalam tata surya setelah Yupiter. Cassini sedang berada di posisi terdekat dengan Saturnus, dan merekam data paling terperinci dari badai yang mengelilingi Saturnus.

Namun, astronom-astronom amatir di Bumi juga bisa mengamatinya. "Kami sangat antusias karena mendapat 'dukungan' dari para amatir," kata ilmuwan Cassini, Gordon Bjoraker, anggota tim ilmuwan Cassini di Greenbelt, Maryland, AS.

Data yang diperoleh Cassini, sebuah badai turbulen, mengeruk banyak sekali material dari atmosfer dan menutupi sebuah wilayah seluas lima kali lebih luas dibanding badai salju terbesar yang menghantam Bumi tahun ini, yakni badai "Snowmageddon" yang menyelimuti kawasan Washington, D.C. dengan salju pada Februari lalu.

Instrumen gelombang plasma dan radio dalam pesawat Cassini, serta kamera, merekam guntur dan petir di Saturnus selama bertahun-tahun di daerah sekitar garis lintang Saturnus yang disebut "storm alley" tersebut. (umi)

• VIVAnews

Lagi, Penyerangan Murid Cilik di China

Ini yang ketiga dalam tiga hari terakhir, dan serangan kelima dalam kurun waktu sebulan
JUM'AT, 30 APRIL 2010, 16:20 WIB
Renne R.A Kawilarang, Harriska Farida Adiati
Bocah korban penusukan di Taixing, China, berhasil diselamatkan (AP Photo/Alexander F. Yuan)

VIVAnews - Serangan terhadap anak-anak sekolah di China kembali terjadi. Setelah terjadi insiden selama dua hari berturut-turut, seorang pria hari ini melakukan serangan di sebuah kompleks TK-SD di kota Weifang, Provinsi Shandong. Lima anak terluka.

Pelaku diketahui bernama Wang Yonglai dan berprofesi sebagai petani. Berbeda dengan kasus-kasus sebelumnya yang menggunakan pisau, kali ini pelaku menyerang dengan sebuah palu.

Wang memulai aksinya dengan mengendarai sepeda motor dan menabrak gerbang sekolah Shangzhuang. Dia pun menabrak seorang guru yang berusaha menghentikannya.

Kantor berita Xinhua mengungkapkan, petani itu lalu menggunakan palu untuk menyerang anak-anak. Lima anak terluka akibat serangan palu tersebut. Setelah itu, Wang membakar diri dan tak lama kemudian tewas.

Saat hendak menyiram tubuhnya dengan bensin dan membakar diri, Wang sempat menarik dua anak agar ikut terbakar. Namun, beberapa guru berhasil menarik dua anak tersebut dari dekapan pelaku. Polisi setempat masih menyeldiki motif serangan itu.

Dalam sebulan terakhir, di China terjadi sejumlah kasus penyerangan anak-anak sekolah. Kemarin, seorang pengangguran berusia 47 tahun menyerang sebuah taman kanak-kanak di kota Taixing, Provinsi Jiangsu. Dia melukai 29 siswa berusia antara empat hingga lima tahun, lima diantara mereka luka parah.

Serangan hari ini merupakan yang ketiga dalam tiga hari terakhir, dan serangan kelima dalam kurun waktu sebulan. (Associated Press) (hs)

• VIVAnews

Kapal Korea Selatan Ditangkap Argentina

Jumat, 30 April 2010 | 05:54 WIB
DHONI SETIAWAN/KOMPAS.com
Ilustrasi

BUENOS AIRES, KOMPAS.com - Polisi penjaga pantai Argentina menangkap kapal Korea Selatan dengan 80 ton ikan cumi di atas kapal yang diduga telah menangkap ikan secara ilegal dari Argentina.

Kapal Ming Hae 315 ditangkap satu mil laut di dalam Zona Ekonomi Eksklusif Argentina - sebuah zone laut yang memiliki hak untuk eksplorasi dan penggunaan sumber daya - dari garis pantai provinsi Buenos Aires, pejabat mengatakan dalam sebuah pernyataan Kamis (29/4/2010).

"Kapal, yang tidak memiliki izin penangkapan ikan itu, telah berusaha untuk melarikan diri dari penjaga pantai dan masuk ke perairan internasional saat mereka mereka mendekat," kata pernyataan itu.

"Kapal itu telah menempuh perjalanan dari Seo Gu Busan di Korea Selatan dan telah berlayar dari ibukota Uruguay Montevideo Desember lalu," kata pernyataan itu.

Gila, Balon Raksasa NASA Jatuh

Jumat, 30 April 2010 | 06:49 WIB
www.theregister.co.uk

SYDNEY, KOMPAS.com - Satu balon raksasa ilmiah NASA jatuh tak lama setelah lepas landas di Australia, Kamis (29/4/2010) sehingga merusak muatannya - yang bernilai jutaan dolar AS - menggulingkan satu mobil besar dan nyaris mencelakai pengawas yang ketakutan.

Tayangan kecelakaan dramatis tersebut memperlihatkan bagian bawah balon lepas dari tambatannya, menghantam pagar dan menggulingkan satu mobil truk besar sebelum menghantam bumi.

"Kami sedang duduk di mobil kami dan bersiap untuk pergi dan kami benar-benar nyaris tertimpa karena berada hanya 30 meter dari tempat balon itu jatuh," kata seorang penonton yang merasa lega, dalam tayangan yang dipancar-ulang oleh stasiun TV ABC.

"Kalau saja tak ada mobil lain di sana, kami sudah ada di tempat lain sekarang, saya kira," katanya.

Balon tersebut, yang besarnya seukuran lapangan bola ketika menggembung dan dirancang untuk terbang pada ketinggian 40 kilometer, jauh di stratosfer, turun kembali ke tempat peluncuran Alice Springs setelah bagian bawahnya melorot.

Beberapa saksi mata mengatakan mereka diminta menjauh sebelum barang bawaan, yang berisi peralatan sains yang peka, tiba-tiba terseret melintasi tempat peluncuran. "Kami mulai memindahkan mobil dan nyaris tertimpa," kata seorang saksi mata.

"(Ada) puing yang beterbangan di udara," kata seorang saksi mata lain. "Begitu lah, kekacauan terjadi seketika."

Banyak ilmuwan pekan lalu menyelesaikan peluncuran balon serupa untuk mengukur sinar gamma dan sinar-X yang dikirim oleh bermacam bintang dan galaksi jauh dari dalam atmosfir Bumi.

Ravi Sood, Direktur Alice Springs Balloon Launcing Centre, mengatakan para ilmuwan yang terlibat di dalam proyek yang ditaja NASA itu sangat kecewa.

"Penggelembungan, itulah yang kadangkala terjadi tapi itu amat, sangat mengecewakan. Sebenarnya sangat menyakitkan," kata Sood kepada ABC.

Spanyol Berhasil Tranplantasi Seraut Wajah Pertama di Dunia

Transplantasi wajah di Spanyol. AP

TEMPO Interaktif, Madrid - Spanyol telah melakukan transplantasi seraut wajah pertama di dunia. Operasi wajah secara penuh itu menghabiskan waktu 24 jam dan dilakukan oleh lebih dari 30 petugas medis.

Pasiennya adalah seorang petani muda, yang tidak bisa bernapas, menelan atau berbicara dengan benar setelah tidak sengaja menembak dirinya sendiri di wajahnya sendiri, lima tahun yang lalu.

Pasein ini menerima otot wajah baru, kulit, hidung, bibir, rahang, gigi, langit-langit dan tulang pipi dalam operasi pada tanggal 20 Maret di Rumah Sakit Vall d'Hebron University, Barcelona.

Pria, berusia 30 tahun, telah tergantung pada peralatan buatan untuk bernapas dan makan sejak tahun 2005. Menurut pihak rumah sakit, dia telah mengoperasi sembilan kali sebelumnya dan tidak berhasil. Operasi kali ini dianggap untuk transplantasi wajah yang lengkap.

"Operasi dilakukan oleh tim multidisiplin yang dipimpin oleh Dr Joan Pere Barret," pihak rumah sakit mengatakan dalam pernyataan tertulis. “Operasi yang dilakukan adalah operasi plastik dan teknik bedah mikro-neurovaskular rekonstruktif.”

Rumah sakit itu mengklaim, transplantasi wajah kali secara penuh yang pertama dilakukan di seluruh dunia, sepuluh operasi yang dilakukan sebelumnya hanya sebagian.

Pada bagian pertama operasi, bagian lembut wajah donor, termasuk urat dan pembuluh darah, diekstraksi sebelum jaringan lebih kuat telah diambil. Arteri dan vena anak muda itu kemudian diisolasi dan wajah donor diperiksa untuk memastikan ada aliran darah lengkap.

Bagian akhir dari operasi melibatkan transplantasi tulang dan menghubungkan saraf ke wajah baru. Penerima dianggap pulih dan tampaknya sudah melihat wajah barunya.

"Pasien memiliki bekas luka di dahi dan lehernya tetapi luka ini tidak akan terlihat di masa depan. Dia telah melihat dirinya sendiri ketika dia bilang dia menginginkannya dan psikolog mengatakan dia telah siap,” papar Dr Barret.

Menurut Dr Barret, ini adalah seminggu setelah operasi dan dia bereaksi dengan baik, “dia tenang dan puas."

Para ahli di Inggris menyambut baik berita ini. Profesor Peter Butler, kepala Tim Peneliti Transplantasi Wajah Inggris, telah siap untuk melakukan transplantasi wajah penuh selama beberapa bulan ini untuk pasiennya. Timnya masih mencari donor yang mau memberikan dan cocok untuk beberapa pasien Inggris.

"Kami mengucapkan selamat kepada Dr Barret dan tim transplantasi di Spanyol dengn apa yang telah dilakukan dan mungkin menjadi operasi transplantasi wajah yang paling kompleks dilakukan selama ini di seluruh dunia," ujar Dr Butler.

Transplantasi wajah pertama yang sukses dilakukan di Prancis pada tahun 2005 pada Dinoire Isabelle, seorang wanita 38 tahun yang telah diserang oleh anjingnya. Sejak itu, transplantasi wajah telah dilakukan di beberpa negara, termasuk Cina, Amerika Serikat dan Spanyol.

Hawking Telat, NASA Sudah Kirim Pesan ke Makhluk Asing

Stephen Hawking. AP/Dave Einsel

TEMPO Interaktif, London -Beberapa hari lalu, kosmolog Stephen Hawking mengatakan terlalu berisiko untuk mencoba mengontak makhluk asing. Tetapi imbauan Hawking terlambat. Ternyata Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) sudah melakukannya.

NASA dikabarkan telah mengirim beberapa pesan ke luar angkasa untuk menghubungi makhluk asing. Akan tetapi, tidak dijelaskan bagaimana pesan tersebut dikirim.

Ahli astrobiologi NASA, Mary Voytek, mengatakan, "Kami siap menemukan berbagai jenis kehidupan dalam bentuk apapun."

NASA, yang dua tahun lalu menyiarkan lagu Beatles bertajuk Across The Universe ke luar angkasa, mendiskusikan strategi terbaru mereka untuk mencari kehidupan di luar bumi.

"Pencarian kehidupan (di luar angkasa) sangat penting untuk tindakan kami selanjutnya dalam mengeksplorasi sistem tata surya," ujar ilmuwan Cornell University Steve Squyres, kepala panel khusus di National Academy of Sciences yang menjadi penasihat NASA untuk misi-misi di masa mendatang.

Panel tersebut menelaah 28 misi yang mungkin dilakukan, dari Mars ke bulan atau Yupiter dan Saturnus. NASA sendiri fokus mencari kehidupan yang sederhana seperti bakteri di tata surya, ketimbang mengkhawatirkan soal kemungkinan makhluk asing berupaya menaklukkan bumi.

Beberapa hari lalu, Hawking mengatakan dalam sebuah acara di televisi bahwa kehadiran makhluk asing ke Bumi akan menjadi Christopher COlumbus tiba di Amerika, 'yang ternyata memiliki dampak buruk bagi warga asli Amerika'.

Hawking juga memperkirakan mayoritas makhluk asing mirip mikroba dengan kehidupan yang berpindah-pindah dan berniat menaklukkan daerah yang didatangi mereka.

Meski sebagian orang menilai mencoba berkomunikasi di luar angkasa dengan makhluk asing 'tidak berguna karena seperti berteriak di tengah hutan', Seth Shostak mengatakan, "Apakah kita selamanya mau bersembunyi di bawah batu? Menurut saya, itu bukan cara hidup yang bagus." Shostak adalah astronom senior dari SETI Institute, yang mencari makhluk asing.

Dalam 2 Hari Puluhan Murid di China Ditusuk

Kemarin, 18 murid SD terluka. Hari ini, di kota yang berbeda, 28 anak TK menjadi korban.
Renne R.A Kawilarang, Harriska Farida Adiati
Mobil polisi China meninggalkan gedung pengadilan di Kota Shanghai (AP Photo/Eugene Hoshiko)

VIVAnews - Kasus penusukan brutal atas anak-anak sekolah kembali terjadi di China, Kamis 29 April 2010. Bahkan, korban kali ini adalah 28 murid taman kanak-kanak (TK) di Kota Taixing, Provinsi Jiangsu. Tiga orang dewasa juga terluka akibat serangan yang dilakukan pria paruh baya itu.

Polisi setempat mengatakan bahwa lima korban berada dalam kondisi kritis. Pelaku adalah seorang pria berusia 47 tahun.

"Penjaga gerbang, guru, dan murid diserang. Korban luka mendapat perawatan di rumah sakit. Kami tidak menerima laporan ada korban meninggal," kata seorang pejabat pemerintah kota Taixing, seperti dikutip dari laman stasiun televisi BBC.

Sebagian besar anak yang menjadi korban rat-rata masih berusia empat tahun dan berada di kelas yang sama. Mereka diserang saat mengikuti pelajaran pada Kamis pagi.

Sehari sebelumnya juga insiden penusukan oleh pelaku yang berbeda terjadi di Sekolah Dasar Leicheng, di Kota Leizhou, Provinsi Guangdong. Insiden itu melukai 18 siswa dan seorang guru.

Peristiwa tersebut terjadi di hari yang sama dengan eksekusi mati terhadap pelaku penusukan yang menewaskan delapan anak sekolah di Provinsi Fujian pada 23 Maret lalu.

China mengalami beberapa serangan di sekolah dalam beberapa tahun terakhir. Para pelaku rata-rata menderita kelainan jiwa.

Sejak serangkaian serangan pada 2004, banyak sekolah mempekerjakan penjaga profesional. Namun, mempekerjakan penjaga profesional membutuhkan biaya besar. (umi)

• VIVAnews


Gigolo Kuta Kontroversial, Ini Kata Sutradara

"Apakah Anda melihat orang-orang ini berbicara soal ecotourism atau baju selancar baru?"
KAMIS, 29 APRIL 2010, 11:35 WIB
Ita Lismawati F. Malau
Sutradara Cowboys in Paradise, Amit Virmani (twitchfilm.com)

VIVAnews - Rupanya, sutradara 'Cowboys in Paradise' sejak awal merasakan kontroversi fim yang dibuatnya. Namun, Amit Vimani, sang sutradara asal Singapura, tidak bergeming.

Film yang dibuat sejak 2007-2009 ini bercerita tentang gigolo yang menghibur turis-turis di pantai Kuta, Bali. Gigolo yang kemudian disebut cowboys ini melayani seks para turis perempuan.

Film ini kemudian menuai protes dari para pemeran yang ada dalam film itu. Mereka merasa ditipu. Para pemeran mengaku Amit mendokumentasikan kegiatan mereka sebagai anak pantai, bukan gigolo.

Lalu apa kata Amit? "Oh, man. Beberapa orang dalam film ini tidak senang saat trailer keluar. Atau setidaknya, teman dan pacar mereka," kata Amit seperti dikutip dari laman twitchfilm.net edisi Maret lalu.

Tapi, Amit mengatakan tudingan yang dilontarkan kepada dirinya tidak beralasan. Amit mengakui bahwa pemeran itu memang tidak tahu film apa yang dia buat. Namun, sambungnya, film ini cukup membuktikan apa yang para pria itu bicarakan. "Apakah anda melihat orang-orang ini berbicara soalecotourism atau piranti selancar terbaru dalam film itu?"

Bahkan, salah satu pemeran ditanya apakah mereka cowboys atau tidak. "Bagian ini masuk dalam trailer film," kata dia.

Sehingga, dia menilai bantahan dan tudingan yang dialamatkan para pemeran kepada dirinya adalah menyesatkan.

Amit mengaku terluka dan kecewa dengan tudingan para pemeran yang dia sudah kenal selama dua tahun. "Saya sudah anggap mereka sebagai teman. Tapi sekarang mereka menyebut saya pembohong," kata dia.

Amit mengaku tidak mengharapkan sambutan yang wah saat film ini selesai dibuat. Apalagi, beberapa diantara pemeran itu ada beberapa yang memulai hubungan jangka panjang dengan wanita asing.

"Tapi, mereka (pemeran gigolo) harus jujur pada teman dan pacar," kata dia. (umi)

• VIVAnews

Jasad 38 Tahun Ditemukan dalam Mobil

Jasad wanita itu identitasnya dirahasiakan.
KAMIS, 29 APRIL 2010, 12:10 WIB
Ismoko Widjaya
(Antara/ Riadi)

VIVAnews - Wanita yang hilang sekitar 38 tahun lalu dalam sebuah kecelakaan akhirnya ditemukan. Wanita, lebih tepatnya jasad wanita, itu ditemukan dalam sebuah mobil yang dikendarainya saat mengalami kecelakaan sekitar 38 tahun lalu, tenggelam di dalam danau.

Seperti dilansir ctv news, mobil Chrysler 300 keluaran tahun 1964 itu berhasil diangkat dari Danau Penticton, British Columbia, sebelah barat Kanada.

Di dalam mobil itu masih terdapat jasad seorang wanita yang identitasnya masih dirahasiakan. Tim dokter memastikan itu adalah wanita yang sama yang hilang pada November 1972.

Wanita yang saat kejadian diperkirakan berusia 20 tahun, dipastikan tewas saat kecelakaan itu terjadi. Jasad wanita itu ditemukan di dalam mobil setelah petugas menarik bangkai mobil yang sudah berkarat itu pada Minggu petang.

Pihak keluarga sudah diberitahu atas temuan hampir 40 tahun ini. Lokasi penemuan mobil itu berada di danau pinggiran jalan raya yang termasuk lokasi rawan kecelakaan. Di lokasi ini, warga tak jarang menyaksikan kecelakaan di tempat yang sama.

Kecelakaan kerap terjadi sebelum petugas berwenang setempat akhirnya memasang pagar pinggir jalan raya. Lokasi ini menjadi pusat perhatian masyarakat. (umi)

• VIVAnews

Betulkah Segitiga Bermuda Rumah Dajjal?

Segitiga Bermuda adalah wilayah di dalam garis imajiner yang menghubungkan tiga wilayah.
KAMIS, 29 APRIL 2010, 11:12 WIB
Elin Yunita Kristanti
Segitiga Bermuda (NASA)

VIVAnews - Banyak tempat misterius di muka Bumi, namun Segitiga Bermuda atau sering disebut 'Segitiga Setan' -- wilayah lautan di Samudera Atlantik -- masih dianggap yang paling angker.

Segitiga Bermuda adalah wilayah di dalam garis imajiner yang menghubungkan wilayah Bermuda, Puerto Riko, dan Miami.

Seorang kakek 80 tahun asal Bermuda, William Gillies baru saja mengeluarkan buku berjudul 'Reefs, Wrecks & Relics — Bermuda Underwater Heritage' atau 'Karang, Bangkai Kapal, dan Relik - Warisan Alam Bawah Laut Bermuda'.

Dalam bukunya, Gillies menceritakan pengalamannya menyelami Lautan Bermuda. Seperti dimuat The Royal Gazette, Rabu 28 April 2010, meski tak mungkin lagi turun ke air, tapi ingatannya tentang masa mudanya sebagai pencari harta di bangkai kapal, belum pupus.

"Dengan menyelam, saya mengetahui kekayaan laut Bermuda," kata dia.

Salah satu dari memori awalnya tentang laut Bermuda adalah peristiwa tenggelamnya sebuah kapal mewah Spanyol, Cristobal Colon di wilayah Karang Utara, 25 Oktober 1936. Saat kapal itu tenggelam, Gillies masih berusia enam tahun.

Gillies memulai penyelamannya pada 1965, saat dia berusia 35 tahun. Penemuan sebuah bel dari kapal tua yang tenggelam memicu gairahnya untuk menyelam dan mencari sisa-sisa harta yang karam di dasar laut.

Objek-objek menarik di pasir dan sekitar bangkai kapal sering dia temukan. Misalnya potongan lampu tua berbahan bakar minyak ikan paus.

Kadang dia dan pendamping selamnya menemukan pecahan atau potongan tembikar atau porselen.

Beberapa potongan itu dia rekonstruksi menggunakan fiberglass dan getah damar. Beberapa karya restorasi Gillies kini dipajang di Bermuda Underwater Eksplorasi Institute (BUEI).

Beberapa benda diakui Gillies misterius. Misalnya, dia menemukan pipa karatan yang tersimpan di peti kayu di sebuah kapal layar yang hancur dan tenggelam di awal tahun 1900-an.

Ada lagi benda berbentuk sekelompok kristan berbentuk cincin kecil. "Ini mungkin digunakan seorang wanita untuk menghias gaunnya," kata dia.

***

Pengalaman Gillies jauh dari kesan horor Segitiga Bermuda. Itu juga yang dirasakan masyarakat setempat.

The Royal Gazette pada tahun 1992 pernah memuat berita kemarahan penduduk Bermuda pada sebuah iklan telepon genggam yang sesumbar, dengan produknya, orang tetap bisa berkomunikasi, meski 'tersesat di Segitiga Bermuda'.

"Ini akan membunuh pariwisata Bermuda. Kita harus menuntut orang ini," kata pengusaha pariwisata, RJ Zuill, saat itu.

Orang-orang yang melihat iklan itu mengatakan pada istrinya, mereka tak akan pernah pergi ke Bermuda karena momok Segitiga Bermuda itu.

"Ini sangat konyol. Kapal dan pesawat melewati wilayah kita setiap hari dan tak ada apapun yang terjadi," kata dia.


***
Ilustrasi Segitiga Bermuda

Misteri Segitiga Bermuda kali pertama dipopulerkan tahun 1960-an, termasuk oleh buku "Segitiga Bermuda'' yang dikarang Mr Charles Berlitz. Kepercayaan adanya kekuatan jahat di wilayah ini menyebar ke seluruh dunia.

Keyakinan ini dipicu banyaknya kapal dan pesawat yang hilang secara misterius di Segitiga Bermuda. Yang pertama diketahui adalah tenggelamnya kapal HMS Rosalie pada 1840, hingga hilangnya Kapal Freighter Genesis setelah berlayar dari Port of Spain menuju St Vincent pada 1999.

Yang paling terkenal adalah hilangnya Penerbangan 19, yang terdiri lima pesawat pembom milik angkatan laut Amerika Serikat.

Pesawat-pesawat ini terakhir terlihat di Fort Lauderdale, Florida pada tanggal 5 Desember 1945. Lalu menghilang, setelah melaporkan mereka melihat hal aneh dan tak masuk akal.

Tak hanya awak dan badan pesawat yang raib, regu penyelamat yang bertugas mencari mereka tak ditemukan.

Banyak versi soal Segitiga Bermuda, ada yang mengatakan di lautan itu mengandung gas methan yang menyebabkan kapal dan pesawat lenyap tersedot di bawah laut.

Ada yang mengatakan daerah Segitiga Bermuda memiliki medan gravitasi, yang menyebabkan alat navigasi tak bisa bekerja. Juga berkembang teori, bahwa kapal dan pesawat itu diculik oleh UFO karena melintas di pangkalannya.

Ada pula yang menghubung-hubungkan Segitiga Bermuda dengan kota Atlantis yang Hilang karena ditemukan piramida di dasar laut Segitiga Bermuda. Juga ada yang menyebut bahwa segitiga itu adalah lorong waktu.

Selain itu, lokasi Segitiga Bermuda sebagai pusat bertemunya antara arus air dingin dari Amerika Utara dengan arus air panas dari Afrika -- di Samudera Atlantik diyakini sebagai istana setan.

Juga ada yang percaya Dajjal -- iblis yang akan memunculkan diri di hari kiamat -- saat ini berdiam di Segitiga Bermuda itu sampai menjelang akhir zaman.

Betulkah dugaan-dugaan ini? Wallahualam.

• VIVAnews

My Playlist


MusicPlaylistRingtones
Create a playlist at MixPod.com

I Gotta Feeling

Seguidores